TEKNIK PENCAHAYAAN KAMERA

Apakah kita akan merekam video untuk siaran berita,dokumenter, narasi, atau televisi, pencahayaan bisa membantu memberikan konteks bagaimana sebuah wawancara membantu menciptakan nada yang berkaitan dengan cerita yang kita buat. Bahkan sebelum subjek mengucapkan sepatah kata pun penonton sudah mengetahui mood dari subjek yang kita wawancarai.

Pencahayaan tiga titik adalah dasar dari pencahaan dalam produksi film atau video , yaitu menggunakan tiga sumber cahaya.sumber cahaya ini bisa berasal dari lampu atau sinar matahari di bantu dengan menggunakan difuser atau reflector kuncinya adalah bagaimana kita mengendalikan kekuatan relatif dan posisi masing-masing titik cahaya.

Three point lighting

secara umum three point light terdiri dari 3 unsur cahaya yaitu “key” key adalah sumber cahaya utama “Fill” fill berfungsi untuk mengatur kontras antara sisi kiri dan kanan wajah; dan rims atau backlight yaitu cahaya atau Lampu belakang diletakkan di belakang subjek dan tujuannya adalah untuk memberikan penegasan dan highlight yang halus seputar garis subjek. Ini membantu memisahkan subjek dari latar belakang dan memberikan tampilan tiga dimensi.

Simulasi pencahayaan dapat di lakukan melalui virtual studio pada link ini

Mengatur Tune Warna

Penting juga untuk menentukan terlebih dahulu nada, atau perasaan, apa yang di-inginkan. Apakah ini interogasi ala Godfather? Apakah ini obrolan yang terang dan lapang dan ringan? Tentukan bagaimana kita ingin subjek terlihat sebelum mulai mengatur lampu.
Dalam mengatur lampu, sebaiknya mulai dengan ruang kosong, setidaknya ini dapat mangajak audiens untuk memahami ruang, dan subjek kita.

photo credit pound5

Gelapkan ruang wawancara dan mulai dengan tidak ada cahaya. Dengan cara ini kita akan tahu persis bagaimana perlakuan setiap cahaya saat di arahkan pada subject, Pada foto di bawah ini, kita akan melihat contoh dari masing-masing cahaya.

photo credit pound5

Mengatur Framing Wawancara

sebagai seorang kamerawam kita tentu sudah memahami bagaimana framing untuk wawancara,dalam kasus saya, saya selalu menempatkan subjek wawancara pada sisi kiri atau kanan pada potongan ketiga grid panduan yang ada pada kamera dan meminta mereka melihat ke arah pewawancara.

Dalam contoh di sini, subjek wawancara kita melihat dari layar kanan ke kiri ke arah pewawancara dan matanya sejajar dengan lensa. Ini penting untuk sebagian besar wawancara bahwa subjek tidak melihat langsung ke lensa kapan pun, karena hal ini dapat mengganggu audiens. dalam istilah videography tehnik ini juga di kenal dengan istilah memecahkan dinding keempat.

ada sedikit perbedaan saat melakukan framing untuk pria dan wanita. Perbedaan ini didasarkan pada hal-hal seperti bentuk fisik – misalnya, pria umumnya memiliki alis lebih menonjol, hidung lebih besar, dan garis rahang yang lebih kuat. Bagi pria, sebaiknya posisi lensa sedikit ke atas dari bawah garis rahang mereka. coba lihat pada adegan dialog dalam film-film Hollywood dan perhatikan tinggi kamera saat adegan dialog tersebut untuk memahami bagaimana konvensi tersebut dalam praktik pekerjaan kita sehari-hari.

Sebaliknya, bagi wanita, sebaiknya posisi kamera sedikit lebih tinggi dari level mata mereka. Melakukan hal ini membantu menciptakan penampilan tulang pipi yang tinggi, melembutkan garis rahang, dan menekankan mata.

Pilihan framing akan menentukan keputusan dalam pencahayaan, terutama ketinggian lampu.

Keylight dalam wawancara
Untuk wawancara , terlepas dari siapa subjeknya, kamerawan ditugaskan untuk membuat subjek terlihat hebat. Ini bisa dilakukan melalui pencahayaan, kita harus menghaluskan kulit, menghapus kantung mata bawah, mencerahkan mata, dan menyembunyikan potongan yang tidak sedap untuk dipandang. Bagi pria dan wanita, saya pribadi suka meletakkan lampu utama tepat di samping dan di atas garis mata subjek. biasanya bagi wanita, saya melakukan beberapa simulasi memindahkan lampu ke dalam dan ke atas untuk menciptakan pantulan besar di mata – di industri fesyen, fotografer sering mengucapkan “tinggi dan terang” sebagai standar pencahayaan yang indah. Perhatikan di mana lampu kunci Anna dari Disney’s Frozen ada dalam gambar di sini. Jika Anda mulai memperhatikan pantulan cahaya mata pada iklan fashion atau kecantikan, kita akan selalu melihat kotak cairan besar dalam bayangan mata model.

Untuk sudut cahaya relatif terhadap wajah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satu aturan praktis yang mudah adalah mencari sudut yang paling bagus untuk menghasilkan sudut cahaya segitiga kecil di ujung hidung. Ini dikenal sebagai “pencahayaan Rembrandt,” di dalam contoh di bawah ini key light diarahkan hanya ke pipi kanan subjek di bagian atas, menciptakan segitiga kecil pada sisi kanan hidung dan mata.

Fill light dalam wawancara
Fill light menentukan berapa banyak perbandingan kontras antara lampu utama dan bagian wajah lainnya. Aturan yang berlaku umum adalah untuk rasio menjadi 2: 1 – dengan kata lain, key light dua kali lebih terang dari fill light. Bagi pria, terutama mereka yang memiliki mata jernih, kita dapat menurunkan iris dan, jadi terlihat seperti titik terang kecil di mata, Cahaya “lebih keras” umumnya dianggap lebih maskulin juga. kita dapat menggunakan softbox untuk mendapatkan cahaya terang, datar, dan lembut saat mengenai subjek.
pastikan untuk membuang bayangan yang tidak semestinya pada subjek atau latar belakang subjek. bayangn yang ada pada berbagai arah bisa menciptakan hasil yang tidak menyenangkan. Aturan umum lainnya yang perlu diingat adalah bahwa kamera seharusnya berada pada sisi gelap dari wajah subyek (yaitu sisi fill). ini bagus untuk membantu menciptakan effect kedalaman gambar yang baik.

Rim light atau back light dalam wawancara
Lampu rim atau back light bisa diposisikan untuk melakukan beberapa hal, misalnya menyinari kepala subjek, bahu, sisi wajah mereka (seperti yang pernah saya lihat di banyak wawancara ESPN atau olahraga), backlight ini sangat efektif saat wawancara t dengan latar belakang gelap, Ini adalah cara yang bagus untuk memisahkan subjek dari lingkungannya. highlight cahaya yang bagus di bahu dan sisi kepala juga memberiakn efek siluet yang menarik.

Sebagai penutup, harapan saya tips tips umum ini dapat memberi panduan bagi teman teman dalam pencahayaan, terutama jika belum pernah melakukannya sebelumnya. Setelah terbiasa dengan langkah langkah pengaturan lampu yang diuraikan di sini, secara alami kita akan menemukan cara untuk berimprovisasi dan memperbaiki teknik kita . Dan jika Anda sudah melakukan itu dan memiliki kiat lain untuk berbagi, beri tahu kami di komentar di bawah ini. Sementara itu saja , selamat mewawancarai dengan gembira!

Sumber: https://www.kji.or.id/tips-pencahayaan-kreatif-untuk-wawancara/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *