APA ITU JURNALISME WARGA ?

Bayangkan kamu sedang berjalan jalan di suatu tempat, kemudian terjadi huru hara, bencana alam, atau hal hal menarik lainnya. Kamu memutuskan merekam kejadian tersebut dengan ponsel dan mengirim informasi dan gambar yang kamu rekam ke outlet berita atau membagi ke media sosial….

Nah kamu baru saja berkontribusi pada jurnalisme warga (citizen journalism).

Apa yang di maksud jurnalisme warga (citizen journalism)
Konsep jurnalisme warga juga dikenal sebagai jurnalisme “publik”, “partisipatif”, “demokratis”, dimana warga negara “berperan aktif dalam proses mengumpulkan, melaporkan, menganalisa, dan menyebarkan berita dan informasi. (wikipedia)

Sebagai contoh saat terjadi ledakan disekitar Plaza Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada tanggal 14 Januari 2016. Beberapa orang mengeluarkan ponsel merekam dan menyeberkan informasi tersebut, dalam hitungan menit informasi tersbut menyebar ke seluruh dunia.

Peran Internet
Internet telah memberi ruang yang sangat luas untuk pribadi dan komunitas sosial untuk berkomunikasi dan saling bertukar informasi melalui blog atau jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan lain-lain.

Pengguna memiliki kesempatan untuk mengakses informasi atau berita, menulis, bahkan menyebarkan informasi kejadian secara cepat dan mudah. Dunia jurnalistik pada saat ini tidak hanya milik wartawan profesional saja, tapi milik semua orang yang ingin berbagi informasi lewat Citizen Journalism (jurnalisme warga).

beberpa pakar telah menggaris bawahi ada banyak jenis jurnalisme warga. Steve Outing dari Poynter.org menempatkan jurnalisme warga dalam dua katagori utama yaitu semi mandiri dan mandiri penuh.

Jurnalisme Warga Semi Mandiri
Jurnalisme warga ini adalah keterlibatan warga negara yang berkontribusi, dalam bentuk informasi atau lainnya, ke situs berita profesional yang ada. Sebagai contoh:Pembaca memposting komentar mereka di samping cerita yang ditulis oleh wartawan profesional.
Pembaca menambahkan informasi mereka ke artikel yang ditulis oleh jurnalis profesional. Misalnya, seorang reporter menulis artikel tentang perbedaan harga gas di sekitar kota. pembaca bisa memposting informasi tentang harga gas di daerah yang tidak tercakup dalam cerita asli dan bahkan menawarkan tip tentang tempat membeli gas yang lebih murah.
Pembaca secara aktif bekerja dengan reporter profesional untuk menyusun sebuah cerita. Wartawan mungkin meminta pembaca dengan keahlian di bidang tertentu mengirimkan informasi tentang suatu topik atau bahkan memberikan beberapa laporan mereka sendiri. Informasi itu kemudian dimasukkan ke dalam cerita akhir. Blog pembaca digabungkan ke dalam situs berita profesional.

Mobile media devices

Jurnalisme Warga Mandiri
Jurnalis warga jenis ini adalah mereka bekerja dengan cara yang sepenuhnya independen dari outlet berita tradisional dan profesional. misalnya blog, jaringan sosial media atau saluran lain dimana individu dapat melaporkan kejadian di komunitas mereka atau menawarkan komentar mengenai suatu masalah.

  • Situs web dijalankan oleh individu atau sekelompok orang yang melaporkan kejadian berita di masyarakat.
  • Blog dan saluran sosial media facebook, twitter, youtube, dan lain lain.
  • Whats app group.

Baca juga: MEMILIH SMARTPHONE UNTUK VIDEO

Keberadaan Jurnalisme warga

Jurnalisme warga pernah dipuji sebagai sebuah revolusi yang akan membuat sebuah laporan berita menjadi lebih demokratis – yang tidak lagi hanya menjadiwilayah reporter profesional.

Sementara jurnalis warga memberdayakan masyarakat lokal dan mengisi kesenjangan media arus utama.

Sayangnya, dalam beberapa kasus keberadaan jurnalisme warga negara dirusak oleh laporan yang tidak benar, tidak akurat, seperti laporan politik yang membagi orang dalam budaya politik beracun dewasa ini.

Dengan pelaporan yang tidak akurat,pembaca dibuat tidak tahu siapa atau apa yang harus dipercaya. Sebagai contoh: Pembaca memposting komentar mereka di samping cerita yang ditulis oleh wartawan profesional, yang pada dasarnya pembaca menambahkan informasi mereka ke artikel yang ditulis oleh jurnalis profesional. Misalnya, seorang reporter dapat menulis artikel tentang perbedaan harga, kemudian pepbaca memberikan informasi lain yang berbeda.

Jurnalisme warga Televisi
Perkembangan jurnalisme warga di dunia TV pun semakin baik. Dari sebuah website TV, setiap hari puluhan warga mengunggah hasil karya video. Jelas untuk membuat sebuah karya jurnalistik televisi sedikit berbeda, karena ada usaha lebih untuk mengambil gambar (video) mengedit sederhana dan membuat jalinan cerita atau naskah dari gambar tersebut. Meski tampak sulit, tapi nyatanya semakin banyak pegiat Citizen Journalism TV di Indonesia.

TV pun semakin gencar menggalakkan Kampanye Citizen Journalism, Metro TV punya program Wide Shot dan NET TV memiliki program NET10 Citizen Journalism. Karya pun tak sebatas berita harian (spot news) tapi juga feature (soft news).

Tertarik untuk menjadi jurnalisme warga ?

Sumber: https://www.kji.or.id/jurnalisme-warga-apa-dan-siapa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *